Minggu, 11 September 2011

Pesan Ayah Sebelum Kamu Lahir


Sabtu malam (10 09 2011), Baru aja ayah pulang dari masjid, masih mengenakan sarung ijo kotak-kotak dan baju koko berwarna biru muda, serta peci putih bergaris biru, ayah  langsung nulis di meja computer, ni pesan buat kamu. walaupun kamu belum lahir , calon ibumu pun ayah belum tau, ayah yakin Allah memberikan ibu yang baik buatmu, mengajari kamu shalat, mengaji, serta sopan santun terhadap sesama, yang  jelas ibu mu itu salah satu sosok wanita soleha.Aamiin…

 Kalo ibumu meminta bantuan kepadamu jangan bantah ya!! selagi itu baik, nih ayah kasih tau pengorbanan ibu yang tertera di Al-Qur’an: Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya Telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun* bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, Hanya kepada-Kulah kembalimu”. * Selambat-lambat waktu menyapih ialah setelah anak berumur dua tahun.(QS:Luqman ayat 14).udah taukan… bagaimana pengorbanan ibu!! dan inget harus bersyukur kepada Allah juga, berkat karunia dan kasih sayangnya kamu lahir dengan selamat tanpa kurang satu apapun. ayah berpesan begini… karna, sewaktu ayah sedang menunggu tiba waktu shalat isya di masjid depan rumah , anak pak Imam yang bungsu . Rafa namanya  deketin ayah, terus ayah bercanda-canda gitu sama Rafa, Rafa pinter lo pas ayah melaksanakan shalat sunnah rawatib, Rafa di samping ayah dan ngikutin gerakan-gerakan shalat ayah, padahal umurnya baru dua tahun setengah, apalagi kalo dia lagi mengadahkan kedua tangannya, layaknya orang dewasa yang memohon dengan penuh harap kepada Allah. Sesekali ayah mengusap-usap kepala Rafa yang berkulit putih dan suka tersenyum, ngegemesin nak, entar kalo kamu mau ketemu Rafa kita silaturahmi kerumah pak imam tidak jauh dari rumah kakek mu.

 Bilangin sama ibu, ayah sayang ibu sebagaimana ayah menyayangi mu, terus ayah gak mau ngecewain kalian berdua, karna kalian rezeki yang diberika Allah kepada ayah, ayah ingin melindungi kalian dan membahagiakan kalian, do’akan ayah sama ibu supaya dapat melaksanakan rukun islam yang kelima, agar Ayah dan ibu termasuk hamba-hamba Allah yang patuh melaksanakan perintahnya, menjauhi larangan dan mensyukuri segala nikmatnya. Inget ya do’a anak sholeh itu diijabah. Ayah pengen kamu termasuk anak yang sholeh, agar bisa bantu ayah dan ibu ketika di akhirat kelak. Segitu dulu pesan ayah, karna budemu udah mangil-mangil ayah, untuk belanja di toko, harap maklum Mbahmu seorang pedagang dan sekarang lagi sakit nanti ayah sekalian mau kerumah dokter, untuk memeriksa keadaan Mbah Putrimu. Pokoknya do’akan ayah sama ibu ya. Assalamu’alaikum…


 * Selambat-lambat waktu menyapih ialah setelah anak berumur dua tahun

satu Hari satu Ilmu, satu Minggu satu Hafalan


Satu hari satu ilmu, satu minggu 1 hafalan, kata-kat itu membuatku untuk menciptakan dua buku. Satu Hari Satu Ilmu ku letakkan judul tersebut di buku yang berukuran 16x21cm, isi 200 lembar beserta sampul, pagi itu semangat aku menyampul dengan kertas kacang lalu ku tuliskan Satu hari satu Ilmu di kertas kambing yang berwarna Orage berukuran 12,2x17 cm, setelah keluar dari mesin cetak ku letakkan di cover depan buku, pelan tapi pasti ku sampul lagi dengan pelastik, dengan harapan agar buku itu awet dan satu bukti kesuksesan ku nanti, begitu pula dengan SATU MINGGU 1 HAFALAN, persis sama bukunya hanya saja warna kertas kambing,isi,dan tulisan yang berbeda. kertas kambing berwarna biru dan isi 100 lembar beserta sampul, Masing-masing buku tersebut InsyaAllah membantu pengetahuan yang ku baca, kulihat,ku dengar lalu kutuliskan dengan mencantumkan tangal dan sumber’y.
                Kelihatanya merepotkan, kalau tidak begitu bagaimana kita bisa memiliki pengetahuan yang luas, ilmu yang bermanfaat dan hafalan yang kokoh banyak cara lain namun ini adalah satu dari banyak cara, satu contoh ketika kita membaca artikel di internet , selesai membacanya namun tidak kita tuliskan hanya di inget-inget saja, ketika kita ingin menyampaikan apa yang kita baca, pasti ada kalimat-kalimat yang ketinggalan, bahkan lupa. Tidak ada yang sia-sia, alangkah baiknya jika kita telah mengetahui atau paham maka kita catat Insya Allah walaupun redaksinya berbeda, yakinlah orang dapat memahami apa yang kita sampaikan dari tulisan-tulisan tersebut.
                Begitu pula dengan satu minggu satu hafalan, menghafal bagi sebagian orang membosankan, ya betul membosankan jika dalam satu hari kita harus menghafal apa yang di tugaskan oleh guru,dosen, atau ada kegiatan yang mewajibkan kamu untuk menghafal. Ketika itu ada praktek pelajaran Agama Islam, mewajibkan kita hafalan bacaan-bacaan tentang shalat,wudhu,dsbg. Tidak semudah yang kita bayangkan bukan, mesti mengulang-ulang hingga puluhan bahkan ratusan kali, sungguh itu meyiksa. Semua itu dapat di atasi dengan metode satu minggu 1 hafalan, sehabis shalat subuh kita membaca 10 kali ulangi kalimat pertamanya saja, dzuhur ulangi kalimat satu hingga hafal, Ashar jika sudah yakin kalimat pertama hafal maka baca 10 kali ulang kalimat kedua dan seterusnya, mari kita mencoba bersama, yakinlah apa yang kita lakukan ini adalah ladang kita untuk di Akhirat kelak bahkan di dunia yang penuh dengan tipu daya ini.Insya Allah…Apa yang kita tanam maka itulah yang kita nikmati nantinya, kalau kita tidak mau menanam mana mungkin kita bisa menikmati hasil..