Satu hari satu ilmu, satu minggu 1 hafalan, kata-kat itu membuatku untuk menciptakan dua buku. Satu Hari Satu Ilmu ku letakkan judul tersebut di buku yang berukuran 16x21cm, isi 200 lembar beserta sampul, pagi itu semangat aku menyampul dengan kertas kacang lalu ku tuliskan Satu hari satu Ilmu di kertas kambing yang berwarna Orage berukuran 12,2x17 cm, setelah keluar dari mesin cetak ku letakkan di cover depan buku, pelan tapi pasti ku sampul lagi dengan pelastik, dengan harapan agar buku itu awet dan satu bukti kesuksesan ku nanti, begitu pula dengan SATU MINGGU 1 HAFALAN, persis sama bukunya hanya saja warna kertas kambing,isi,dan tulisan yang berbeda. kertas kambing berwarna biru dan isi 100 lembar beserta sampul, Masing-masing buku tersebut InsyaAllah membantu pengetahuan yang ku baca, kulihat,ku dengar lalu kutuliskan dengan mencantumkan tangal dan sumber’y.
Kelihatanya merepotkan, kalau tidak begitu bagaimana kita bisa memiliki pengetahuan yang luas, ilmu yang bermanfaat dan hafalan yang kokoh banyak cara lain namun ini adalah satu dari banyak cara, satu contoh ketika kita membaca artikel di internet , selesai membacanya namun tidak kita tuliskan hanya di inget-inget saja, ketika kita ingin menyampaikan apa yang kita baca, pasti ada kalimat-kalimat yang ketinggalan, bahkan lupa. Tidak ada yang sia-sia, alangkah baiknya jika kita telah mengetahui atau paham maka kita catat Insya Allah walaupun redaksinya berbeda, yakinlah orang dapat memahami apa yang kita sampaikan dari tulisan-tulisan tersebut.
Begitu pula dengan satu minggu satu hafalan, menghafal bagi sebagian orang membosankan, ya betul membosankan jika dalam satu hari kita harus menghafal apa yang di tugaskan oleh guru,dosen, atau ada kegiatan yang mewajibkan kamu untuk menghafal. Ketika itu ada praktek pelajaran Agama Islam, mewajibkan kita hafalan bacaan-bacaan tentang shalat,wudhu,dsbg. Tidak semudah yang kita bayangkan bukan, mesti mengulang-ulang hingga puluhan bahkan ratusan kali, sungguh itu meyiksa. Semua itu dapat di atasi dengan metode satu minggu 1 hafalan, sehabis shalat subuh kita membaca 10 kali ulangi kalimat pertamanya saja, dzuhur ulangi kalimat satu hingga hafal, Ashar jika sudah yakin kalimat pertama hafal maka baca 10 kali ulang kalimat kedua dan seterusnya, mari kita mencoba bersama, yakinlah apa yang kita lakukan ini adalah ladang kita untuk di Akhirat kelak bahkan di dunia yang penuh dengan tipu daya ini.Insya Allah…Apa yang kita tanam maka itulah yang kita nikmati nantinya, kalau kita tidak mau menanam mana mungkin kita bisa menikmati hasil..

Kalau menurut metode 'belajar efektif' yg pernah kubaca, sebaiknya kita membaca materi yang belum diterangkan dosen 2 kali dan mengulangnya 2 kali setelah materi diajarkan. InsyaAllah lebih maksimal dan lebih meresap di otak.
BalasHapus